LAMPUNGRADAR24.co.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung terus berkomitmen memberikan akses pendidikan bagi warga binaan melalui program pembelajaran kesetaraan Paket A, B, dan C. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan ujian semester bagi warga binaan yang bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nusa Indah, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB ini bertempat di Aula Teknis Rutan Kelas I Bandar Lampung dan diikuti oleh 17 warga binaan. Pelaksanaan ujian semester menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur pemahaman serta hasil belajar warga binaan selama mengikuti proses kegiatan belajar mengajar pada program pendidikan kesetaraan.
Menariknya, pelaksanaan ujian semester kali ini juga berbarengan dengan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) dari Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung. Monev tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar di lingkungan Rutan, sekaligus memastikan program pendidikan kesetaraan berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, turut hadir di tengah-tengah pelaksanaan ujian dengan didampingi Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Ari Julio. Kehadiran pimpinan tersebut merupakan bentuk dukungan dan perhatian terhadap pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan, sekaligus memberikan semangat agar mereka dapat mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh.
Suasana ujian berlangsung tertib dan kondusif. Para warga binaan tampak serius dan fokus dalam mengerjakan setiap soal yang diberikan. Kesungguhan tersebut menjadi gambaran semangat mereka untuk terus belajar, meningkatkan pengetahuan, serta meraih kesempatan memperoleh pendidikan meskipun sedang menjalani masa pidana.
Melalui kerja sama dengan PKBM Nusa Indah dan dukungan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, Rutan Kelas I Bandar Lampung berharap program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Pendidikan menjadi salah satu bekal penting bagi warga binaan untuk memperbaiki kualitas diri, membangun masa depan yang lebih baik, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
(Ng)




