LAMPUNGRADAR24.co.id – Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus Siaga (Level III) terus dirasakan warga Bandar Lampung. Hujan abu vulkanik yang melanda sejak Jumat (4/9) lalu tidak hanya mengganggu aktivitas warga dan operasional bandara, tetapi juga mengancam kesehatan dan kelancaran proses belajar mengajar. Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Babinsa Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) bergerak cepat dengan menggelar aksi pembersihan masif di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 dan SDN 8 Gedong Air, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Timur (TKT), pada hari ini (7/9).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Kegiatan gotong royong ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di sektor pendidikan. Dipimpin langsung oleh Babinsa setempat, puluhan personel dikerahkan untuk membersihkan area sekolah yang tertutup abu vulkanik. Yang menjadi sorotan dalam aksi ini adalah pengerahan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kodim 0410/KBL untuk melakukan penyemprotan air bertekanan guna membersihkan abu yang menempel di halaman, gedung sekolah, dan fasilitas belajar lainnya .

 

“Kami mengerahkan mobil damkar agar proses pembersihan lebih cepat dan efektif. Abu vulkanik ini berbahaya jika terhirup atau terkena mata karena mengandung partikel silika seperti serpihan kaca. Dengan penyemprotan, abu langsung larut dan tidak beterbangan, sehingga aman bagi para siswa dan guru nantinya,” ujar Komandan Kodim 0410/KBL di sela-sela kegiatan .

 

Pembersihan ini sejalan dengan instruksi Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk melakukan penyemprotan di fasilitas umum guna meminimalisir risiko kesehatan. Selain membersihkan ruang kelas dan halaman yang dilapisi abu, para Babinsa juga memberikan edukasi kepada warga sekolah tentang cara aman menghadapi dampak abu vulkanik, termasuk pentingnya penggunaan masker dan menutup rapat ventilasi ruangan .

 

Kepala SDN 8 Gedong Air menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas inisiatif dan kerja cepat Babinsa Kodim 0410/KBL. “Kami sangat terbantu. Sekolah kami terdampak cukup parah, dan dengan adanya bantuan dari Bapak-bapak TNI serta mobil damkar, kami berharap kegiatan belajar mengajar bisa segera kembali normal dan anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ungkapnya .

 

Gerakan cepat Babinsa Kodim 0410/KBL ini tidak hanya difokuskan di lingkungan sekolah. Sebelumnya, mereka juga telah melakukan aksi serupa di sejumlah masjid dan kawasan pemukiman padat, serta membagikan ribuan masker kepada warga. Hal ini membuktikan sinergi dan kesiapsiagaan aparat TNI dalam menghadapi bencana, bahu-membahu dengan pemerintah daerah untuk memastikan keselamatan masyarakat .

 

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terpantau, namun intensitas abu vulkanik dilaporkan mulai menurun. Babinsa Kodim 0410/KBL memastikan akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan semua pihak untuk meminimalisasi dampak lanjutan dari bencana ini .

 

(Ng)