LAMPUNGRADAR24.co.id – Pemberitaan yang sempat viral mengenai oknum anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Gerindra, Yunika Indahayati, membantah dugaan penggelapan sejumlah mobil rental yang menyeret namanya di konferensi pers di kantor hukum Sopian Sitepu dan Parteners, pada Sabtu (19/9/ 2026).
Yunika menegaskan persoalan tersebut murni hubungan pribadi dengan pemilik rental Devi dan tidak berkaitan dengan partai maupun jabatannya sebagai anggota dewan.
Didampingi kuasa hukumnya, Sopian Sitepu, Yunika mengatakan hubungan dengan pemilik rental selama ini berjalan baik. Ia menyebut penggunaan mobil rental tersebut bermula dari permintaan pemilik kendaraan karena sejumlah unit mengalami kendala dalam operasional.
“Ini persoalan pribadi antara Ibu Yunika dengan pemilik rental. Tidak ada hubungannya dengan partai dan tidak ada hubungan dengan jabatan. Ini murni urusan pribadi,” kata Sopian,
Menurut Sopian, pembayaran atas penggunaan kendaraan juga dilakukan secara rutin. Terkait sejumlah mobil yang disebut dalam laporan, pihaknya menyatakan kendaraan tersebut diserahkan dan bukan digelapkan.
“Kami tidak menyatakan mutlak A benar atau B salah. Kami akan menemui saudara D sebagai pemilik rental untuk melihat bagaimana sebenarnya perhitungannya. Kalau ada hal-hal yang kurang, akan kami bicarakan dan selesaikan,” ujarnya.
Yunika sendiri mengaku kaget dengan pemberitaan yang menyebut dirinya terlibat dugaan penggelapan. Ia menegaskan kendaraan yang menjadi persoalan telah diserahkan.
“Hubungan saya dengan Saudara Devi sangat baik. Seperti adik saya sendiri. Jadi saya sangat kaget ada berita yang menurut saya sangat tidak benar soal penggelapan. Mobil-mobil itu jelas diserahkan,” ujar Yunika.
Ia juga membantah adanya tunggakan hingga sekitar Rp1,1 miliar seperti yang disebut dalam pemberitaan. Yunika mengaku sebelumnya telah mengajak pihak pelapor melakukan penghitungan bersama untuk memastikan persoalan pembayaran.
“Kalau ada hitungan yang belum jelas, saya sudah mengajak pelapor untuk menghitung kekurangan atau apa pun itu. Tapi kebetulan tidak direspons,” katanya.
Terkait informasi adanya kendaraan yang disebut digadaikan, Sopian mengatakan pihaknya masih akan mengonfirmasi langsung kepada penyidik Polda Lampung.
“Kami akan konfirmasi ke penyidik Polda, dari mana datanya termasuk ada yang digadaikan atau tidak. Karena versi yang kami dapat, itu tidak ada. Jadi sementara ini kami nyatakan tidak ada,” ujarnya.
Sopian juga menyebut hingga saat ini Yunika mengaku belum menerima panggilan maupun menjalani pemeriksaan oleh penyidik terkait perkara tersebut.
“Belum ada BAP, belum ada klarifikasi. Setelah ada berita ini, kami akan segera bertemu teman-teman penyidik di Polda untuk menanyakan kasusnya bagaimana dan bagaimana soal pemanggilannya,” katanya.
Meski membantah tuduhan tersebut, Sopian menegaskan pihaknya akan tetap kooperatif dan menghormati proses hukum yang berjalan dan tidak melapor balik diselesaikan secara baik.
(Ng)




