LAMPUNGRADAR24.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Pesisir Barat resmi dilantik bersama jajaran pengurus DPC HKTI dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung di Balai Keratun, Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Jumat (31/7/2026) sore. Pelantikan dipimpin langsung Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Abdul Kadir Karding, sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dalam kepengurusan yang baru, Aprianto, S.Kom., dipercaya menjabat Ketua DPC HKTI Kabupaten Pesisir Barat. Ia akan didampingi Surya sebagai Sekretaris dan Piki Firdaus sebagai Bendahara untuk menjalankan roda organisasi selama masa kepengurusan.
Pelantikan serentak pengurus HKTI di 15 kabupaten/kota tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi HKTI sebagai organisasi yang menaungi para petani sekaligus memperluas sinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal DPN HKTI Abdul Kadir Karding menegaskan bahwa HKTI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sektor pertanian. Menurutnya, para pengurus harus mampu hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi petani, serta menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan petani di daerah.
Ia juga mengajak seluruh pengurus HKTI di Provinsi Lampung untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, dinas pertanian, penyuluh pertanian, kelompok tani, hingga pelaku usaha sektor pertanian agar program ketahanan pangan nasional dapat berjalan secara optimal.
“Kepengurusan HKTI harus mampu menjadi jembatan antara petani dengan pemerintah, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC HKTI Kabupaten Pesisir Barat Aprianto, S.Kom., menyatakan siap mengemban amanah dan menjalankan organisasi secara aktif sebagai wadah perjuangan bagi masyarakat tani di wilayahnya.
Menurutnya, petani saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari peningkatan hasil produksi, keterbatasan akses terhadap sarana produksi pertanian, hingga pemasaran hasil panen. Karena itu, dibutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan.
“DPC HKTI Pesisir Barat siap menjadi mitra pemerintah dan memperjuangkan kepentingan petani. Kami ingin HKTI benar-benar hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tani,” tegas Aprianto.
Ia menambahkan, kepengurusan yang baru akan berupaya menghadirkan program-program yang berorientasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani, pemanfaatan teknologi pertanian, penguatan kelembagaan kelompok tani, serta perluasan akses pasar bagi hasil pertanian masyarakat.
(Ng)




