LAMPUNGRADAR24.co.id – Personil Sat Brimob Polda Lampung bergabung dengan personil polresta Bandar Lampung amanakan Kegiatan Aksi unjuk rasa oleh Aliansi Lampung Tarik Mandat berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Lampung, kegiatan di diawali dengan apel pengecekan personel oleh Kabag Ops Polresta Bandar Lampung Kompol Edi Kurniawan, Personel Satbrimob Polda Lampung juga melakukan pengecekan dan pemeriksaan oleh provost untuk memastikan bahwa mereka bebas dari senpi dan sajam saat melaksanakan pelayanan unjuk rasa. Senin, tanggal 15 Juni 2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Aksi unjuk rasa ini dihadiri oleh sekitar 300 orang dari Aliansi Lampung Tarik Mandat, yang membawa tujuh poin tuntutan. Tuntutan tersebut antara lain mencakup prioritas pendidikan, penurunan harga bahan pokok dan BBM, penghentian proyek yang dianggap merugikan, revisi UU Polri, serta penegakan hak asasi manusia. Massa aksi awalnya berkumpul di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung dan melakukan orasi sebelum kemudian meminta pihak kepolisian untuk membuka barikade agar mereka dapat memasuki halaman kantor.

 

Setelah melakukan negosiasi, massa aksi diizinkan memasuki halaman Kantor DPRD Provinsi Lampung dengan kesepakatan bahwa mereka tidak akan melebihi batas yang telah ditentukan. Namun, pada pukul 12.34 WIB, massa aksi melakukan pembakaran ban sebagai simbol perlawanan dan mencoba memaksakan masuk melebihi batas yang telah disepakati. Kepolisian masih melakukan negosiasi untuk mengendalikan situasi. Aksi unjuk rasa ini akhirnya berakhir dan massa aksi membubarkan diri. Rangkaian kegiatan pelayanan aksi unjuk rasa oleh Aliansi Lampung Tarik Mandat di Kantor DPRD Provinsi Lampung berjalan dengan aman dan terkendali berkat pengawasan ketat dari Personel Polda Lampung.

 

Menurut Komandan Satuan Brimob Polda Lampung KBP Yustanto Mujiharso, “Kami telah melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi aksi unjuk rasa ini, dengan memastikan bahwa semua personel kami telah terlatih dan siap untuk menghadapi situasi apapun. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian lainnya untuk memastikan bahwa situasi tetap aman dan terkendali.” Ia menambahkan, “Kami sangat menghargai kesabaran dan kerja sama dari massa aksi, yang telah mematuhi kesepakatan yang telah dibuat dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kekerasan.”

 

Dalam keseluruhan kegiatan, Personel Satbrimob Polda Lampung dipimpin oleh Dansat Brimob Polda Lampung yang didampingi oleh Kabag Ops, Danyon A Pelopor, dan Danden Gegana, melakukan monitoring pelayanan aksi unjuk rasa untuk memastikan bahwa situasi tetap aman dan terkendali. Setelah aksi unjuk rasa berakhir, dilakukan apel konsolidasi pelayanan aksi unjuk rasa oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay untuk mengevaluasi jalannya kegiatan.

 

(Ng)