LAMPUNGRADAR24.co.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Lampung menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah. Rabu (10/6/26).
Mengusung tema “Perempuan Bergerak, Lampung Maju”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi organisasi perempuan, tetapi juga mendorong berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi Masyarakat.
Penasihat BKOW Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga.
Menurutnya, peran ibu tidak hanya menjaga kesehatan dan keharmonisan keluarga, tetapi juga menanamkan nilai moral dan spiritual kepada generasi penerus.
Dalam sambutannya, Batin Wulan menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan BKOW yang telah memasuki usia 65 tahun.
Ia berharap organisasi tersebut semakin berkembang, solid, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi Masyarakat Lampung.
Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Wulan juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan perempuan dan anak.
Ia menilai keberadaan BKOW menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas jangkauan berbagai kegiatan sosial hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Menurutnya, bertambahnya jumlah organisasi yang tergabung dalam BKOW dari 69 menjadi 74 anggota menunjukkan semakin kuatnya kolaborasi organisasi perempuan di Lampung.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat.
Ia menekankan bahwa organisasi perempuan harus menghadirkan program kerja yang nyata dan berkelanjutan, tidak sekadar kegiatan seremonial.
Berbagai kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pemberdayaan perempuan, hingga aksi sosial harus terus dilakukan agar dampaknya dapat dirasakan secara langsung oleh Masyarakat.
Ia juga menilai kepemimpinan yang inovatif dan dukungan pengurus yang solid menjadi kunci keberhasilan sebuah organisasi.
Karena itu, BKOW diharapkan dapat menjadi teladan bagi organisasi perempuan lainnya dalam menjalankan program yang berorientasi pada kesejahteraan Masyarakat.
Sementara itu, kegiatan HUT BKOW juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempromosikan produknya.
Salah satu peserta bazar, Owner Mutiara Sikep, Susilawati Balga, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut karena menjadi sarana memperkenalkan produk etnik khas Lampung kepada Masyarakat.
Susilawati menjelaskan, produk yang dipasarkan meliputi berbagai kerajinan dan fesyen khas Lampung seperti tas, pakaian, hingga aksesori.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar karena tidak hanya mendukung promosi produk lokal, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi bagi para pelaku UMKM di Lampung.
(Ng)




