LAMPUNGRADAR24.co.id – Cepat dan responsif. Itulah yang ditunjukkan oleh Sertu Kopka Ferdi Sopyansah, Babinsa Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, saat menerima laporan penemuan jenazah seorang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) di sebuah rumah kos, Jumat (22/5/2026) malam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Kecepatan informasi dan ketangkasan Babinsa dalam berkoordinasi bersama unsur aparat terkait, pemerintah kelurahan, serta Linmas menjadi bukti nyata sinergitas TNI dengan aparat kewilayahan. Kehadiran Kopka Ferdi Sopyansah di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak hanya sebagai pelapor, tetapi juga sebagai pengendali situasi agar tetap kondusif.

 

Berdasarkan laporan yang diterima Posko Koramil 410-06/Kedaton, kejadian bermula pada pukul 18.12 WIB. Seorang tetangga kamar kos bernama Tazkii (22) melihat pintu kamar korban, Kristian Thomas Tefsele (24), tidak tertutup rapat. Setelah dipanggil berkali-kali tanpa respons, Tazkii pun membuka pintu dan menemukan korban sudah dalam keadaan kaku.

 

Tazkii segera memberitahu warga lainnya, yang kemudian melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT setempat. Tanpa menunggu waktu, Bu RT langsung menghubungi Babinsa Kopka Ferdi Sopyansah dan aparat terkait di wilayah tersebut

 

Pada pukul 19.00 WIB, Kopka Ferdi Sopyansah sudah tiba di lokasi di Jalan Bumi Manti 2, RT 01 Lk I, Kelurahan Kampung Baru. Bersama unsur aparatur terkait diwilayah bandar lampung, Babinsa memastikan proses identifikasi dan evakuasi berjalan sesuai prosedur.

 

“Kami langsung melakukan pendataan, mengamankan lokasi, dan memastikan tidak ada gangguan kamtibmas. Keluarga korban juga telah kami hubungi melalui koordinasi dengan pihak kampus dan kelurahan,” ujar Kopka Ferdi di lokasi kejadian.

 

Jenazah Kristian Thomas Tefsele, mahasiswa Unila asal Rawajitu Timur, Tulang Bawang, langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bayangkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah memeriksa dua orang saksi yang merupakan tetangga kamar korban, yakni Tazkii (22) dan Ahmad Irvandi (24). Sementara itu, Tim Inafis kepolisian Bandar Lampung masih mendalami olah TKP.

 

Komandan Koramil 410-06/Kedaton memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kopka Ferdi Sopyansah yang dinilai sigap dan profesional.

 

“Ini yang kami harapkan dari seorang Babinsa: hadir pertama di tengah Masyarakat, menjadi penenang, sekaligus koordinator di lapangan. Semoga ini menjadi contoh terbaik bagi seluruh Babinsa jajaran Kodim 0410/KBL,” ujar Danramil melalui pesan singkatnya.

 

Sementara itu, Masyarakat sekitar mengaku merasa tenang dengan respons cepat aparat TNI. “Kami panik, tapi begitu Pak Babinsa datang, semuanya jadi terarah. Beliau yang mengatur evakuasi sampai komunikasi dengan pihak berwajib,” ujar salah seorang warga.

 

(Ng)