LAMPUNGRADAR24.co.id – Di tengah kesibukan umat Kristiani merayakan Kenaikan Yesus Kristus, seorang Babinsa dari Koramil 410-06/Kdt, Kopka Ferdi Sopyansah, dengan penuh dedikasi melaksanakan tugas pengamanan dan pemantauan di Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA), Jalan Sukarno Hatta Gang Angkola, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Kamis (14/5/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Meskipun hanya mengandalkan satu personel TNI, Babinsa tersebut tetap sigap berkoordinasi dengan tiga personel dari para terkait untuk memastikan ibadah berjalan aman, tertib, dan khidmat. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dipimpin oleh Pendeta Mannaria Lubis, S.Th., dengan tema “Naiknya Yesus Kristus ke Surga dan Awal Penggenapan Janji Roh Kudus” dan dihadiri sekitar 40 jemaat.

 

Tujuan utama pengamanan ini, sebagaimana disampaikan dalam laporan resmi, adalah memberikan rasa aman kepada umat Kristiani dalam menjalankan ibadah. Babinsa tidak hanya bertugas di lokasi, tetapi juga aktif memantau situasi sekitar gereja, mengatur arus lalu lintas di gang sempit, serta menjalin komunikasi dengan pengurus gereja dan warga sekitar.

 

“Meskipun personel terbatas, kami tidak pernah setengah-setengah dalam memberikan pelayanan pengamanan. Satu Babinsa bersama rekan-rekan dari para terkait sudah cukup untuk menjamin kelancaran ibadah di GKPA. Yang terpenting, jemaat merasa tenang dan fokus beribadah,” ujar Kopka Ferdi Sopyansah di sela-sela tugasnya.

 

Pendeta Mannaria Lubis menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Babinsa dan para petugas gabungan. “Kami sangat bersyukur. Gereja yang berada di gang kecil sekalipun tetap diperhatikan oleh TNI dan aparat terkait. Ini bukti nyata negara hadir untuk melindungi seluruh umat beragama tanpa terkecuali,” ungkapnya setelah kebaktian usai.

 

Sepanjang pelaksanaan ibadah, tidak terjadi gangguan keamanan atau hal-hal yang dapat mengganggu kekhidmatan jemaat. Situasi lalu lintas di Jalan Sukarno Hatta dan Gang Angkola juga terpantau lancar berkat pengaturan bersama antara Babinsa dan para terkait.

 

Tepat pukul 11.30 WIB, rangkaian ibadah perayaan Kenaikan Yesus Kristus dinyatakan selesai dalam keadaan aman dan tertib. Seluruh jemaat meninggalkan lokasi dengan damai. Kopka Ferdi Sopyansah beserta para petugas gabungan kemudian kembali ke kesatuannya masing-masing setelah melaporkan hasil kegiatan melalui jalur komando.

 

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa pengamanan tempat ibadah tidak selalu membutuhkan pasukan besar. Dengan satu Babinsa yang profesional dan semangat kebersamaan bersama para terkait, rasa aman bagi Masyarakat tetap dapat terwujud.

 

(Ng)