Lampung.Radar24.co.id – Polsek Sidomulyo, Polres Lampung Selatan, membentuk “Sabuk Kamtibmas” untuk memperkuat keamanan berbasis masyarakat. Program ini melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan ormas setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

‎Kegiatan silaturahmi sekaligus pembentukan digelar di Mako Polsek Sidomulyo, Senin (20/4/2026), pukul 08.00-10.15 WIB. Acara dipimpin langsung Kapolsek Sidomulyo AKP Peri Setiawan.

‎AKP Peri Setiawan menegaskan, sinergi dengan warga adalah kunci stabilitas kamtibmas. “Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Mari aktifkan kembali siskamling dan jangan mudah terprovokasi informasi hoaks,” ujarnya.

‎Peri mengungkap Polsek Sidomulyo hanya memiliki 17 anggota. Sementara wilayah hukumnya mencakup 2 kecamatan dengan total 20 desa. “Kondisi ini butuh dukungan nyata dari masyarakat agar pengawasan keamanan optimal,” katanya.

‎Dalam kegiatan itu, Kapolsek memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada warga. Polisi juga menggalang partisipasi warga untuk turut mengamankan Mako Polsek bila terjadi situasi kontinjensi.

‎Warga yang hadir menyatakan siap mendukung penuh kepolisian. Mereka juga menyampaikan berbagai pandangan soal kondisi kamtibmas di wilayahnya lewat dialog interaktif.

‎Apa Itu Sabuk Kamtibmas?  

‎”Sabuk Kamtibmas Polsek Sidomulyo” menjadi wadah kolaboratif polisi dan warga untuk menjaga keamanan lingkungan, khususnya sekitar Mako Polsek. Program ini diharapkan memperkuat komunikasi dan menjadikan warga mitra strategis Polri mencegah gangguan kamtibmas.

‎Kegiatan berakhir pukul 10.15 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Polisi berharap inisiatif ini bisa jadi model penguatan keamanan berbasis komunitas di wilayah lain.