LAMPUNGRADAR24.co.id– IGTKI-PGRI Provinsi Lampung menggelar Pengajian Akbar yang diikuti sekitar 1.015 guru Taman Kanak-Kanak dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, Rabu (4/3/2026), bertempat di Masjid Raya Al-Bakrie Lampung, Bandar Lampung.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PP IGTKI, Eka Putri Handayani, Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Lampung Nisdaryati, serta Bunda PAUD Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza. Pengajian akbar tersebut menjadi bagian dari program pembinaan organisasi sekaligus penguatan nilai spiritual bagi para pendidik anak usia dini.
Dalam sambutannya, Eka Putri Handayani menyampaikan bahwa kunjungan ke Lampung merupakan agenda pertamanya setelah resmi dilantik sebagai Ketua Umum PP IGTKI.
“Lampung menjadi provinsi pertama yang saya kunjungi setelah pelantikan. Ini bentuk komitmen kami untuk terus mendekatkan organisasi dengan para guru di daerah serta memperkuat soliditas IGTKI di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Pada sesi berikutnya, Nisdaryati menegaskan bahwa guru TK memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.
“Guru TK bukan sekadar pendidik akademik, tetapi pembentuk karakter dan akhlak.
Melalui pengajian ini, kita memperkuat keimanan, kebersamaan, serta profesionalisme dalam mendidik generasi emas Lampung,” tegasnya.
Sementara itu, Purnama Wulan Sari Mirza menekankan pentingnya sinergi antara guru, orang tua, dan pemerintah dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas.
“Anak usia dini adalah fondasi masa depan bangsa.
Pendidikan karakter, nilai agama, dan kasih sayang harus menjadi prioritas utama dalam setiap proses pembelajaran,” katanya.
Pengajian akbar ini juga menghadirkan tausiyah keagamaan yang mengajak para guru menjadikan profesi sebagai ladang ibadah serta memperkuat dedikasi dalam mendidik dengan pendekatan kasih sayang dan keteladanan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarpendidik dari seluruh wilayah Lampung.
Melalui kegiatan ini, IGTKI-PGRI Provinsi Lampung berharap soliditas organisasi semakin kokoh dan para guru semakin termotivasi dalam menjalankan tugas mulia mencetak generasi yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing.
(Ng)


