Lampung.Radar24.co.id-Di bawah kepemimpinan Bupati Lampung Selatan Raditiyo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M Syaiful Anwar,arah pembangunan infrastruktur tidak lagi sekadar berorientasi pada program yang bersifat simbolik, tetapi difokuskan pada pembenahan menyeluruh dari level paling dasar.
Di tengah dinamika pembangunan yang kian kompleks, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, mencatatkan capaian penting melalui program-program infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Sepanjang tahun 2025,Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan tampil sebagai salah satu motor penggerak utama dalam menjawab persoalan vital dan klasik yaitu infrastuktur jalan yang selalu menjadi keluhan warga,salah satunya di Kecamatan Natar, akan kondisi jalan yang butuh perbaikan karena sebagai konektivitas antar wilayah.
Tercatat sepanjang 279,9 km ruas jalan telah dilakukan peningkatan dan perbaikan, dimana pada tahun 2024 lalu , kecamatan yang memiliki jumlah penduduk dan wilayah paling luas di Kabupaten Lampung Selatan tersebut yaitu 42,4% dengan pertumbuhan panjang jalan perbaikan itu meningkat sebesar 538%.
Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan,Ir. Agnatius Syahrizal, S.T., M.T., IPP menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja terukur dan berkesinambungan yang dilakukan di bawah arahan Bupati Lampung Selatan Raditiyo Egi Pratama dan Wakil Bupati M Syaiful Anwar.
Fokus utama diarahkan pada pembenahan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada aktivitas dan keselamatan masyarakat.
“Sepanjang tahun 2025, kami mencatat penyelesaian pekerjaan infrastruktur di ratusan ruas, baik melalui skema belanja modal maupun pemeliharaan oleh satuan tugas,” ujar Agnatius Syahrizal.
Filosofi pembangunan yang diusung adalah menyelesaikan masalah sedikit demi sedikit, namun konsisten, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat, hasilnya mulai terlihat nyata.
Aksi senyap tapi nyata sepanjang tahun 2025 kini mulai terlihat, Dinas PUPR Lampung Selatan mencatat kinerja dengan menyelesaikan perbaikan dan peningkatan infrastruktur di ratusan titik yang tersebar di berbagai kecamatan.
Pekerjaan ini menjadi krusial dalam meningkatkan daya tampung dan kelancaran aliran air, khususnya di kawasan padat penduduk dan titik rawan banjir.
Sebagai leading sektor, penanganan teknis juga dilakukan melalui pembuatan tali-tali air, yakni saluran pembuang dari badan jalan menuju drainase utama.
Langkah ini sering kali luput dari perhatian, namun memiliki peran strategis dalam mencegah kerusakan jalan akibat genangan serta memperpanjang usia infrastruktur jalan itu sendiri.
”Capaian ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Selatan, pada era kepemimpinan Bupati Raditiyo Egi Pratama dan Wakil Bupati M Syaiful Anwar berjalan dengan pendekatan yang lebih nyata” kata nya.
Program-program yang dilaksanakan tidak hanya terukur dari sisi angka dan volume pekerjaan, tetapi juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Pekerjaan ini menyasar jalan-jalan menuju lingkungan permukiman hingga ruas strategis yang menunjang mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.




