Lampung.Radar24.co.id,- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan melakukan pengujian hammer test (uji palu pantul) di ruas jalan yang telah dibangun . Kegiatan ini dilakukan untuk mengukur mutu dan kuat tekan beton secara non-destruktif. Pengujian dengan  Schmidt Hammer, bertujuan mengevaluasi kekerasan permukaan, memastikan kualitas saat konstruksi, atau menilai kelayakan struktur beton.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

‎Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan, Ir Agnatius Syahrizal S,T, M.T.P.,IPP diwakili Kepala Bidang Bina Marga Hassanudin ST mengatakan, Hammer test dilakukan di 2 ruas pekerjaan, yakni Ruas Fajar Baru –  Jatimulyo  dan Ruas Muara Putih – Kalisari.

‎” Dimana berdasarkan hasil pengujian kuat tekan dengan hammer test maka kuat tekan dinyatakan memenuhi spesifikasi tehnis ,” kata Hasannudin.Senin (23/02/2026).

‎Sementara untuk Refleksi 1 tahun pembangunan infrastruktur jalan 2025, Hasannudin menjelaskan,untuk  jumlah penanganan jalan di 17 Kecamatan di wilayah Lampung Selatan sepanjang 272.235  meter Dengan total nilai kontrak Rp. 257.954.177,- telah  selesai dikerjakan berikut bangunan pendukungnya jembatan, gorong-gorong, dan drainase sepanjang 27.240 meter.

‎” Sedangkan untuk  jumlah proyek jalan dan perbaikan infrastruktur jalan kabupaten 245,221 km dan  jalan desa 27,014 km telah selesai dibangun di tahun 2025″ katanya.

‎Dimana rincian kegiatan tersebut mencakup rekontruksi jalan Kabupaten 103,878 kilo meter , pelebaran jalan menuju standar  2,999 kilo meter, pembangunan jembatan 1,050 kilo meter, rehabilitasi jalan 1,293 kilo meter, dan untuk  pemeliharaan rutin jalan  136,001 kilo meter.

‎” Penanganan jalan akan dilakukan menyeluruh,mulai dari rekontruksi dan pemeliharaan rutin.Dengan tujuan meningkatkan kondisi jalan di wilayah Lampung Selatan dengan 72,258 km jalan diperbaiki dan tingkat kemantapan jalan naik jadi 60,96% telah rampung di tahun 2025.” ujar Hasannudin.