Lampung.Radar24.co.id,- Dua Pasutri yakni M. Fajri (62) dan istrinya Rohimah (49) pemilik toko gerabah peralatan pertanian menjadi korban pembacokan oleh orang tidak di kenal di dusun ketibung 1, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Rabu (12/2/2026) malam sekitar pukul 18.45 WIB.
Kejadian tersebut terjadi tepat selepas mahgrib atau menjelang isya’ saat situasi di sekitar dalam kondisi sepi.Pelaku diduga berjumlah satu orang.
Akibat peristiwa itu, korban M. Fajri mengalami luka bacokan di tangan kanan dan Rohimah mengalami luka bacokan di paha kiri. Saat ini ke dua korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda untuk mendapat pertolongan medis.
Sementara menurut keterangan warga yang berhasil dihimpun,pelaku masuk ke dalam toko dengan pura-pura menanyakan harga golok yang dijual di toko gerabah milik korban, karena memang toko korban ini belum tutup.
Ketika pelaku berada di dalam toko, pelaku bertanya dengan korban Rohimah yakni harga golok yang dijual di tokonya itu, dan pelaku kembali menanyakan harga golok itu kepada korban Fajri.
” Jadi pelaku ini masuk ke dalam toko korban menayakan harga golok yang sudah dipegangnya, dan dijawab oleh korban Rohimah ada yang harga Rp130 ribu dan Rp170 ribu,”kata warga setempat.
Begitu korban Rohimah lengah, pelaku yang sudah memegang golok di toko korban langsung membacok Rohimah tepat mengenai paha kirinya. Suaminya, Fajri yang ada di dalam toko dan melihat istrinya dibacok pelaku, berusaha menolong dan pelaku kembali membacok Fajri tepat mengenai tangan kanannya.
Setelah melukai kedua korban dan korban teriak minta tolong, pelaku langsung kabur menuju ke arah flay over Umbul Sari Desa Sidomulyo. Motor jenis Honda Supra Fit warna unggu diduga milik pelaku tertinggal.
Pihak kepolisian juga telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Polsek Sidomulyo dan Polres Lampung Selatan terkait peristiwa tersebut

