LAMPUNGRADAR24.ci.id– Rutan Kelas I Bandar Lampung menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Aula Rutan Kelas I Bandar Lampung. Sidang tersebut membahas penetapan Warga Binaan yang akan dikaryakan selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Ari Julio, serta diikuti oleh para pejabat struktural. Sidang TPP ini dilaksanakan sebagai bagian dari mekanisme pembinaan dan penilaian terhadap Warga Binaan yang dinilai memenuhi syarat untuk diberikan kepercayaan menjalankan tugas kerja selama bulan Ramadhan.

 

Dalam arahannya, Ari Julio menegaskan bahwa proses penentuan Warga Binaan yang dikaryakan harus melalui pertimbangan objektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

“Penetapan Warga Binaan yang dikaryakan harus berdasarkan hasil pengamatan, penilaian perilaku, serta rekam jejak selama menjalani masa pidana. Kita pastikan yang diberi kepercayaan adalah mereka yang berkelakuan baik, disiplin, dan menunjukkan perubahan positif,” ujar Ari Julio.

 

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelibatan Warga Binaan dalam kegiatan kerja selama Ramadhan tidak hanya membantu kelancaran operasional Rutan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan kemandirian dan tanggung jawab.

 

“Momentum Ramadhan ini kita jadikan sebagai sarana pembinaan karakter. Dengan diberikan kepercayaan untuk bekerja, diharapkan Warga Binaan dapat meningkatkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta semangat memperbaiki diri,” tambahnya.

 

Adapun Warga Binaan yang dikaryakan nantinya akan ditempatkan pada sejumlah kegiatan pendukung, seperti pelayanan dapur untuk sahur dan berbuka, kebersihan lingkungan, kegiatan di masjid berupa tarawih dan tadarus, serta kegiatan penunjang lainnya yang tetap berada dalam pengawasan petugas.

 

Melalui Sidang TPP ini, diharapkan pelaksanaan kegiatan selama Bulan Suci Ramadhan di Rutan Kelas I Bandar Lampung dapat berjalan tertib, aman, dan lancar, sekaligus memberikan nilai pembinaan yang optimal bagi seluruh Warga Binaan.

 

(Ng)