LAMPUNGRADAR24.co.id- Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2025, Satlantas Polres Lampung Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi melalui siaran Radio Pemerintah Daerah (Rapemda) Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (5/2/26) pagi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman Masyarakat terkait pentingnya keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

 

Melalui siaran radio tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Lampung Tengah, Ipda Andria Saputra, S.H., M.H., CPHR menyampaikan kepada Masyarakat bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2025 berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

 

“Sosialisasi ini digelar guna terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula 9 sasaran prioritas pada Operasi Keselamatan Krakatau 2025, yaitu:

1. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

2. Kendaraan bermotor yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan.

3. Penggunaan sirene, rotator, dan strobo yang tidak sesuai peruntukannya.

4. Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan.

5. Kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan atau travel ilegal.

6. Kendaraan angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut orang.

7. Kendaraan angkutan penumpang yang tidak laik jalan.

8. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar SNI atau berboncengan lebih dari satu orang.

9. Kendaraan wisata yang parkir di bahu jalan dan berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

 

Selain itu, Masyarakat juga diimbau untuk selalu melengkapi administrasi kendaraan seperti SIM dan STNK, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

 

Kasat Lantas Polres Lampung Tengah, AKP Glend Felix Siagian, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., mewakili Kapolres, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.H., M.H menegaskan bahwa sosialisasi melalui media radio merupakan langkah strategis untuk menjangkau Masyarakat secara luas.

 

“Kami berharap, melalui operasi yang mengedepankan langkah preventif dan edukatif, yang didukung penegakan hukum secara selektif serta humanis ini, Masyarakat semakin sadar dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H,” demikian pungkasnya.

 

(Ng)