LAMPUNGRADAR24.co.id– Dalam rangka mendukung 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung melaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos) pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di halaman Rutan Kelas I Bandar Lampung.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung beserta jajaran pegawai, dengan melibatkan Masyarakat di sekitar lingkungan Rutan sebagai penerima manfaat. Bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi nyata program pembinaan yang dijalankan di dalam Rutan.
Dalam pelaksanaannya, Rutan Kelas I Bandar Lampung menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada Masyarakat sekitar. Menariknya, sebagian besar isi paket tersebut merupakan hasil produksi dan budidaya warga binaan, seperti sayur-mayur segar dari lahan pertanian, hasil ternak, serta olahan pangan yang dihasilkan melalui program pembinaan kemandirian warga binaan.
Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata dukungan Rutan Bandar Lampung terhadap 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus upaya mempererat hubungan harmonis antara Rutan dan Masyarakat.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan yang dilaksanakan di dalam Rutan tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif dan langsung bagi Masyarakat sekitar. Ini sejalan dengan semangat 15 Program Akselerasi Kemenimipas,” ujar Tri Wahyu.
Masyarakat sekitar menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian Rutan Kelas I Bandar Lampung. Mereka merasa terbantu dengan bantuan yang diberikan, terutama di tengah kebutuhan ekonomi yang terus meningkat.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Rutan Kelas I Bandar Lampung berharap dapat terus menebarkan manfaat, memperkuat sinergi dengan masyarakat, serta mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berdampak sosial berkelanjutan.
(Ng)




