LAMPUNGRADAR24.co.id– Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat sore (06/03/2026) menyebabkan sejumlah wilayah di Kelurahan Tanjung Senang terendam banjir dan genangan air. Merespons cepat kondisi tersebut, Babinsa Kelurahan Tanjung Senang, Serma Usmawan dari Koramil 410-04/TKT, langsung turun ke lapangan untuk melakukan monitoring sekaligus membantu warga yang terdampak.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi kejadian, genangan air terjadi akibat kontur jalan yang rendah serta luapan air sungai dari arah Way Halim yang tak mampu menahan debit air hujan. Air dengan cepat menggenangi pemukiman dan ruas jalan, bahkan dilaporkan memasuki rumah-rumah warga.

 

Terdapat tiga titik lokasi yang menjadi perhatian utama. Genangan tertinggi terjadi di Jalan Cendana Gang Timbai dan Gang Wawai RT. 18 Lk. 1 dengan ketinggian air mencapai 80 cm dan panjang genangan sekitar 120 meter. Sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK) terdampak dengan ketinggian air di dalam rumah bervariasi hingga 40 cm, dan 7 KK di antaranya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

 

Sementara itu, di Jalan Ratu Dibalau Gang Cipto RT. 09 dan RT. 03, ketinggian air mencapai 50 cm. Dua KK terdampak langsung dengan genangan 30 cm di dalam rumah. Adapun di Perumahan Citra Bumi Permai Jl. Ratu Dibalau, meski genangan settinggi 50 cm menggenangi jalan sepanjang 60 meter, tidak ada laporan warga yang mengungsi.

 

Dalam kegiatan tersebut, Serma Usmawan tidak bergerak sendiri. Ia berkoordinasi dan turun langsung bersama Lurah Tanjung Senang, Dedi Setyadi, S.STP., MM., tim dari BPBD Kota Bandar Lampung, serta para ketua RT dan Linmas setempat. Kehadiran aparat kewilayahan dan tim SAR gabungan memberikan rasa aman dan percepatan penanganan di lokasi bencana.

 

“Kami terus memantau perkembangan situasi. Prioritas utama adalah keselamatan warga. Alhamdulillah, sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan warga berjalan dengan baik sehingga proses evakuasi dan pendataan bisa dilakukan dengan cepat,” ujar Serma Usmawan di sela-sela kegiatannya membantu warga memindahkan barang-barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

 

Hingga pukul 17.30 WIB, personel gabungan masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan naiknya debit air serta membantu warga yang membutuhkan pertolongan.

 

(Ng)