LAMPUNGRADAR24.co.id– Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak Minggu malam hingga Senin pagi (23/2) mengakibatkan bencana tanah longsor yang merusak sebuah rumah warga di kawasan padat penduduk. Peristiwa terjadi di Jalan Pangeran Emir M. Noer, RT 05 LK 02, Gang Laksana, Kampung Sinar Laban, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang sekitar pukul 06.05 WIB ini. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp15 juta, di mana longsoran tanah dari tebing belakang rumah menghantam dan merusak dinding samping yang langsung berbatasan dengan kamar tidur bagian depan milik Zajuli (38), seorang warga setempat.

 

Mendapat laporan dari Ketua RT setempat, Bapak Iyus, Babinsa Kelurahan Sumur Putur, Sertu Toto Susilo dari Koramil 410-02/TBS, langsung bergerak cepat menuju lokasi. Kehadiran aparat kewilayahan ini menjadi simbol kepedulian TNI kepada Masyarakat yang tertimpa musibah.

 

Tak hanya meninjau lokasi, Sertu Toto Susilo segera berkoordinasi dengan Lurah Sumur Putri, Arief Yanuar, untuk merumuskan langkah penanganan cepat. Hasil koordinasi tersebut memicu aksi gotong royong yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan Masyarakat.

 

Pantauan di lokasi menunjukkan, sinergitas lintas sektoral berjalan dengan sangat baik. Hadir langsung untuk mengoordinasikan penanganan di lapangan, sejumlah pejabat daerah turun tangan, antara lain:

 

· Camat Teluk Betung Selatan, Wahyudi, S.H.

· Sekcam Teluk Betung Selatan, Budi Yamin, M.M.

· Lurah Sumur Putri, Arief Yanuar, M.M.

· Kabid BPBD Kota Bandar Lampung, Gustriansyah.

· Kalak BPBD Kota Bandar Lampung, Idham.

 

Mereka bersama-sama memimpin dan mengerahkan personel untuk segera melakukan pembersihan material longsor. Personel gabungan dari BPBD Kota, Linmas, serta puluhan warga Masyarakat sekitar bahu-membahu mengangkat sisa tanah dan puing-puing yang menimbun bagian rumah korban.

 

Di sela-sela kegiatan pembersihan, Sertu Toto Susilo menyampaikan bahwa kehadirannya adalah bentuk kewajiban moral seorang Babinsa. “Ini adalah musibah bagi warga binaan kami. Sudah menjadi tugas kami untuk hadir, membantu, dan memastikan warga tidak sendirian menghadapi kesulitan. Alhamdulillah, berkat kerjasama yang solid dengan Pak Lurah, BPBD, dan semangat gotong royong warga, pembersihan berjalan lancar,” ujarnya.

 

Kegiatan pembersihan yang dimulai sejak pagi hari tersebut ditargetkan rampung pada hari ini juga, agar korban dapat segera beraktivitas normal kembali dan mencegah risiko longsor susulan. Situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.

 

(Ng)