LAMPUNGRADAR24.co.id- Komandan Batalyon B Pelopor mengadakan Latihan SAR (Search and Rescue) yang intensif bertempat di Markas Komando (Mako) Batalyon B Pelopor. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan seluruh personel memiliki kemampuan teknis dan kesiapan operasional yang optimal dalam menghadapi situasi darurat, khususnya dalam penanggulangan bencana alam dan operasi pencarian serta pertolongan.
Latihan SAR ini difokuskan pada peningkatan keterampilan dasar hingga lanjutan yang vital di lapangan. Materi yang diberikan meliputi teknik navigasi darat di medan yang menantang, metode pencarian korban yang hilang atau terisolasi, serta prosedur evakuasi medis darurat (EMD) menggunakan peralatan standar yang dimiliki Brimob. Tujuan utama dari simulasi ini adalah untuk melatih kecepatan respons dan efektivitas tim dalam skenario yang menyerupai kondisi bencana sesungguhnya.
Seluruh sesi pelatihan diawasi secara langsung oleh Komandan Batalyon B Pelopor, memastikan bahwa setiap anggota memahami dan menguasai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Penekanan diberikan pada pentingnya koordinasi tim yang solid dan pengambilan keputusan cepat di bawah tekanan. Pengujian kemampuan fisik dan mental para personel merupakan indikator keberhasilan utama dalam latihan kesiapsiagaan ini.
Komandan Batalyon B Pelopor menyampaikan bahwa profesionalisme pasukan khusus tidak boleh kendor, terutama dalam fungsi kemanusiaan. “Kesiapsiagaan bukan hanya slogan, namun harus tercermin dalam kemampuan teknis setiap anggota. Sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana, personel Brimob harus selalu siap bergerak cepat dan tepat ketika Masyarakat membutuhkan pertolongan dan kehadiran kami di tengah kesulitan,” tegasnya.
Melalui program latihan yang rutin dan terstruktur ini, diharapkan Tim SAR Batalyon B Pelopor dapat terus memelihara dan meningkatkan kemampuan mitigasi bencana mereka. Kesiapan ini menjadi kunci penting agar personel Brimob mampu memberikan perlindungan, pertolongan, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan pihak terkait lainnya dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Lampung.
(Ng)




