Lampung.Radar24.co.id,- Seorang nelayan bernama Nurdin (46) warga Desa Marga Sari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Lampung , masih belum ditemukan setelah dua hari dilakukan pencarian.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Nurdin dinyatakan hilang saat mencari ikan di Perairan Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur,pada Jumat (09/01) kemarin..

Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu,Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap satu korban yang dilaporkan hilang di sekitar perairan Kuala Penet pada Jumat (09/01) kemarin.

Korban dilaporkan jatuh dari atas kapal nelayan KM Aldo Putra 02 di Perairan Kuala Penet .

“Hingga dua hari pencarian, korban belum berhasil ditemukan. Pencarian dilakukan menyisir dari Pelabuhan Bakauheni menuju arah timur laut hingga perairan Taman Nasional Way Kambas,” kata dia saat dihubungi radar24lampung melalui telepon WhatsApps. Sabtu (10/01/2025).

Ia menjelaskan, tim di lapangan berjibaku menyusuri area laut menggunakan satu unit kapal milik Basarnas. Hanya saja, dalam melakukan pencarian pihaknya terkendala cuaca buruk dan ombak yang cukup besar sehingga menyulitkan petugas.

“Meskipun demikian,pencarian akan terus dilakukan pada hari besok atau Minggu,” pungkas nya.

Lebih lanjut, Rezie Kuswara menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada hari jumat tanggal 09 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB KM. Aldo Putra 02 berlayar menuju muara kuala penet pulang dari melaut.

Setibanya nahkoda kapal KM Aldo Putra 02 atas nama Nurdin beserta ABK lainnya yang bernama Ardi dan As sedang melipat palang alat tangkap jaring.

“Setelah selesai melipat palang alat tangkap saudara Ardi dan As segera berpindah keburitan kapal untuk membereskan jaring, beberapa saat kemudian saudara Ardi menanyakan kepada saudara As kemana keberadaan Saudara Nurdin dan dijawab Saudara As ada didepan, namun ketika dicari Saudara Nurdin (Nahkoda) tidak ada di kapal dan diperkirakan jatuh ke laut,” ucapnya.

Atas kejadian itu, katanya Ardi dan As mencari saudara Nurdin di area yang diperkirakan terjatuh. Setelah berusaha mencari dan tidak mendapatkan hasil , keduanya menghubungi Basarnas.